Happy Father’s Day :)

Hari ini tepatnya setiap tanggal 12 November diperingati sebagai hari ayah.

Ayah atau yang biasa aku panggil dengan sebutan Bapak, seringkali aku hanya menghela nafas dan meneteskan air mata ketika mengingat beliau. Sosok yang kini hanya bisa ku rengkuh sejauh doa.

Sudah setahun lebih sejak beliau meninggalkan kami, sungguh waktu berjalan begitu cepat. Bapak adalah segalanya bagiku, bagiku dan kakak perempuanku. Sejak 2003 silam, beliau menjadi single parent karena Tuhan lebih sayang kepada Ibu. Perjuangannya menjadi sosok seorang ayah sekaligus ibu memanglah tak mudah.

Bapak benar-benar sosok yang mengajarkanku untuk menjadi seorang perempuan yang tegas dalam menghadapi tiap pilihan hidup yang rumit. Figur yang tak hanya menjadi orang tua namun juga sahabat. Bapak pula yang mengajarkanku untuk bisa tegar dan hidup mandiri. Bapak yang memotivasiku sejak kecil untuk rajin belajar dan aku merasakan didikannya yang disiplin itu untuk membentuk karakterku, agar aku tak salah langkah.

Saat-saat terakhir kami dapat memeluk beliau, rasanya belum siap. Ketika menyadari kami menjadi yatim piatu. Dan menyadari untuk kedua kalinya aku kehilangan orang yang sangat aku sayangi di saat aku akan menghadapi ujian akhir. Terasa pupus harapanku untuk melihat Bapak datang di acara wisudaku, melihat prestasi yang aku raih untuk membahagiakan beliau. Tapi apalah daya, Tuhan berkehendak lain. Dia lebih sayang kepada Bapak. Dan yang aku yakini sampai saat ini bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik.

Sungguh aku merindukan saat-saat kami bisa berbagi bersama, bercanda bersama, aku rindu omelan dan teguran ketika aku menjadi bandel dan mulai memberontak. But, I know Dad that u’re always caring about us, eventhough we’re always make u mad or angry. You’re is my everything. He’s so awesome for me. The best father that i’ve ever had. :’)

Bersyukurlah jika kalian masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk membahagiakan orang tua kalian secara langsung, sebelum kesempatan itu benar-benar sirna. Kita tak akan pernah tau rencana Tuhan. Kadang sesuai dengan yang kita inginkan, namun terkadang tidak. Luangkanlah sedikit waktumu disela-sela kesibukanmu untuk sekedar menghubungi mereka atau bertemu dengan mereka, bahkan berbagi dengan mereka. Perhatian sekecil apapun ditengah kesibukanmu, akan sangat berarti untuk mereka.

Sebelum mengeluhkan orang tua, coba lihat dan dengar, banyak orang yang merindukan orang tuanya di surga. :’)

Terima kasih Bapak. Tak pernah aku lupa menyelipkan namamu dan ibu dalam setiap doaku. Karena hanya itulah caraku dapat memeluk kalian dari jauh.

Salam sayang selalu untuk semua ayah dan ibu yang hebat dan luar biasa di seluruh penjuru dunia.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s